Visitors

free counters IP

Iklan

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Sebelum Psikotes, Lakukan...

Senin, 11 Juli 2011

SIAPA yang tak berdecak kagum saat melihat anak dengan mata tertutup dapat membaca bahkan naik sepeda? Atraksi luar biasa itu dapat dilakukan anak-anak dengan hanya mengikuti latihan dua hari saja!

“Sesungguhnya, kondisi yang dialami peserta pelatihan diidentifikasi sebagai awareness, yaitu suatu kondisi mental penuh kewaspadaan. Kondisi awareness yang berlebihan akan membuat seseorang mengalami berbagai gangguan kejiwaan, berupa gejala ringan yaitu gangguan cemas menyeluruh, sampai tipe berat berupa gangguan paranoid,” papar Any Reputrawati, Psi, Psikolog dari RSJ Prof. DR. Soeroyo, Magelang - Jawa Tengah.

Penelitian beberapa ahli juga membuktikan secara ilmiah bahwa aktivasi otak tengah bisa memberi dampak buruk bagi fungsi organ tubuh. Salah satunya penelitian Musa A. Haxiu & Bryan K. Yamamoto (tahun 2002), pada 24 ekor musang jantan.

Hasilnya aktivasi otak tengah di daerah periaquaductal gray (PAG) ternyata mengakibatkan otot-otot polos pernapasan mengalami relaksasi, sehingga mengganggu pernapasan hewan-hewan tersebut.

Bila Moms ingin mengikutkan si kecil pada psikotes, perhatikan beberapa hal berikut ini:

1. Saat melakukan tes psikologi, si kecil harus dalam kondisi kesehatan baik, merasa nyaman dan tidak tertekan. Sebelum tes, orangtua tak perlu mewanti-wanti anak supaya menunjukkan perilaku yang baik karena akan dites. Peringatan semacam ini akan membuat anak merasa tertekan dan menimbulkan rasa takut kepada psikolog.

2. Persiapkan anak untuk bangun lebih awal dan sarapan dulu agar mood mereka terjaga.

3. Tes bisa dilakukan di sekolah – bekerja sama dengan biro konsultan – dengan syarat kondisi sekolah dibuat senyaman mungkin. Anak tidak boleh menyontek karena hasilnya malah tidak akurat. Respons positif atau negatif yang diberikan anak terhadap tes psikologi ini juga bisa membedakan hasilnya.

4. Lama waktu tes bergantung kepada usia anak dan stamina masing-masing anak. Kalau sudah lelah biasanya mereka tidak mau menjalani tes lagi. Terkadang perlu disiapkan makanan, minuman dan arena bermain untuk membuat mereka nyaman kembali.

5. Setelah mendapat hasil, orangtua perlu berkonsultasi atau berdiskusi dengan psikolog. (Sumber: Tabloid Mom & Kiddie)

0 komentar

Posting Komentar

TIPS SEHAT HARI INI

"Bayam mengandung lutein dan beberapa antioksidan lain yang dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Omelet bayam bisa jadi sarapan yang dapat melindungi otak."

Chat Box


ShoutMix chat widget